Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Platinum

Platinum Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Air mataku menetes. Aku masih memandang foto itu. Tidak terasa, dua tahun sudah kakakku, Malik pergi. Sebenarnya bukan untuk meninggalkanku, hanya menjagaku dari suatu tempat di atas sana. Aku ingin menceritakan semua hal yang aku alami selama beberapa bulan ini kepadanya. Andai kamu disini Malik…

“You can take everything I have
You can break everything I am
Like I’m made of glass
Like I’m made of paper”
DEMI LOVATO – SKYSCRAPER

Waktu yang aku tunggu pun tiba. Istirahat jam pertama. Aku putuskan untuk menghabiskan istirahat 30 menit ini dengan menikmati lagu-lagu Demi Lovato di bangku depan kelas. Bukan karena aku tidak lapar, bukan juga karena tidak ada yang mengajakku, tapi aku tidak mungkin makan ayam kremes di kantin, sedangkan adik dan mamaku hanya makan telur ceplok dan kecap sebagai lauknya.

Keluarga kami sedang berhemat. Benar-benar berhemat. Adikku akan mengikuti festival tari nasional, dan biayanya cukup mahal. Rencananya aku akan mengumpukan uang sakuku, dan apabila sudah cukup banyak, akan kuberikan pada mama.
Lamunanku terbuyar ketika lagu Demi Lov
... baca selengkapnya di Platinum Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tetap Semangat Demi Kain Kafan

Tetap Semangat Demi Kain Kafan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Suatu ketika di daerah seberang sana, andi menemui seorang tua dalam perjalanan. Seorang tua tersebut membawa sapu lidi yang masih hijau dan siap pakai.
Tak melihatnya sangat terharu, kisaran umur 80 lebih beliau masih tetap bersemangat dalam beraktivitas. Lalu, andi bertanya pada seorang tua tersebut “pak, mengapa di bawah terik mentari yang menyangat ini anda masih berkeliling?” kalau tidak seperti ini, lalu dari mana saya penuhi kebutuhan saya dan anak saya. Jawab seorang tua tersebut.
Lantas sapu lidi ini untuk dijual? Apakah bapak tidak punya profesi lain?
“nak, ini adalah profesi bapak. Bapak hanya takut dipukul ketika diakhirat nanti jika bapak banyak dosa”
Apakah profesi bapak sejak dulu seperti ini?
Tidak nak, lebih sejahtera sekarang.
Memang apa pekerjaan bapak dulu?
Dulu bapak bekerja bertaruh nyawa, demi memerdekakan Negara Indonesia nak.
Dan sekarang bapak tinggal menunggu waktu Tuhan mengambil nyawa bapak.
Tujuan bapak jualan seperti ini adalah membeli kain kafan nak, tetapi sampai saat ini belum terpenuhi karena tidak mempunyai tabungan dan makan pun jarang nak.
Andi pun hanya diam dan meneteskan air mata mendengar perkataan seorang tua (Sanari* >88th).

*) Sanari adalah salah satu pahlawan yang terabaikan, beliau tinggal di
Dukuh Dermalaya RT 04/01 Desa Serang, Kec. Bojong, Kab. Tegal Jawa Tengah ber
... baca selengkapnya di Tetap Semangat Demi Kain Kafan Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS